Penelitian: Tiga Faktor Pendorong Seseorang menjadi Gay

NEONEWS.ID – Jagat maya kembali digemparkan dengan peristiwa yang menimpa selebgram Meylisa Zaara.

Meylisa harus menerima kenyataan pahit bahwa suami yang ia percayai ternyata seorang Gay (penyuka sesama jenis).

Melalui akun instagramnya, Meylisa mengaku butuh waktu lama untuk menceritakan masalah tersebut ke khalayak publik.

Semenjak menikah September 2022 kemarin, Meylisa juga mengaku sering mengalami kekerasan dari suaminya.

Menurut hasil penelitian Universitas Kristen Satya Wacana, ada tiga faktor pendorong seseorang menjadi gay, berikut ringkasannya:

Pertama, faktor Pola asuh anak

Pembentukan pribadi anak yang positif tergantung dari pola asuh anak.

Sederhananya, pola asuh adalah perlakuan orang tua dalam memenuhi kebutuhan, memberi perlindungan dan mendidik anak dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, faktor lingkungan seseorang

Peran penting lingkungan seseorang berpengaruh besar terhadap perilaku dan sudut pandang dirinya.

Misalnya, individu yang hidup dilingkungan yang menerima Kelompok Gay berpotensi membuat individu tadi untuk berpandangan yang sama bahkan menjadi bagian dari Gay tersebut.

Ketiga, faktor teman sebaya

Teman sebaya adalah orang terdekat kedua setelah keluarga seorang individu.

Namun tidak jarang ada orang yang lebih dekat secara emosional dengan teman sebayanya ketimbang keluarganya sendiri.

Kedekatan individu dengan teman sebaya juga mempengaruhi perilaku seseorang, terlebih teman sebaya dapat menjadi sumber informasi utama dan tempat nyaman menyalurkan keluh kesah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like