DPRD Kawal Penanganan Kasus Susu Kadaluarsa di Kendari

Suasana RDP bersama DPRD Sultra.

KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mengawal kasus dugaan susu kadaluarsa yang terjadi di tahun 2022 silam.

Sudirman mengaku saat ini pihaknya masih melakukan upaya media kedua belah pihak yakni Pihak Marina Mart dan Pihak Korban.

Calon wakil wali kota Kendari ini juga menyebutkan jika pihaknya tak pernah berharap kasus tersebut sampai di ranah hukum.

“Kami terus upayakan dilakukan mediasi begitu juga dari keluarga korban namun dari pihak kuasa hukum Marina Mart sendiri memilih menempuh jalur hukum,” ujarnya pada Selasa (26/3/2024).

Dia menegaskan akan tetapi berupaya untuk menempuh jalur media. Bahkan ia berencana bakal menemui owner Marina Mart.

“Kedua belah pihak ini juga warga kami di DPRD Sulawesi Tenggara sehingga kami wajib untuk memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Marina Mart, Sulaiman menegaskan bahwa pihaknya tetap bakal menempuh jalur hukum. Pasalnya, diawal kasus tersebut, pihaknya membuka diri untuk dilakukan mediasi namun dari pihak keluarga korban malah melanjutkan di ranah hukum.

“Setelah diproses pihak kepolisian, tidak ditemukan tindak pidana sehingga penyelidikan kasus ini dihentikan,” ucapnya.

Menurutnya, Marina Mart sudah mendapat sanksi dari berbagai pihak seperti Balai Pengawasan Obat dan Makanan maupun Disperindag Kendari juga sudah melakukan teguran.

“Kita sedari awal sudah mau bermediasi dengan pihak keluarga korban bahkan owner dan manager datang sampai sujud di depan keluarga korban untuk diberikan kemudahan,” jelasnya.

Dia menegaskan bakal tetap mengikuti alur yang akan dilakukan pihak keluarga korban apabila ditempuh jalur hukum.

“Kami selalu siap,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *